MoboReader> Romance > Bride Of CEO Mafia

   Chapter 23 Watch a movie together with a dream man

Bride Of CEO Mafia By Anita Characters: 8943

Updated: 2018-12-25 09:31


Hay, thank you for reading. Please subscribe, and this story is short. Look forward to the second book version and beyond. thanks.

Do you want to ask about the character? Please comment and we will post it soon.

Versi bahasa indonesia

Chapter 23

Aku dan Kim pun segera pergi dengan motor. Kami nonton film dibioskop. Sebelum memesan tiket kami membicarakan film apa yang akan kami tonton lebih dulu.

"Film romantis?"

"Akan kupikirkan, bagaimana dengan horror?"

"Ya tidak masalah"

"Kamu tak suka ya Kim?", "Tidak, aku suka", "Sungguh?", "Ya, aku sungguh-sungguh", "Baiklah, kita nonton film romantis. Aku beli dua tiket dan kamu beli cemilan", "He, aku tidak setuju. Aku beli tiket dan kamu beli cemilan", "Ya baiklah, setuju! Kita temu disini", "Oke!"

Aku dan Kim pun pergi ke tempat tujuan masing-masing. Berjalan menuju penjual cemilan dan minuman. Aku malah bertemu dengan Yora dan dua sahabatnya.

"Hay An, kita ketemu lagi. Kamu nonton film juga disini? Sama siapa?"

Belum menjawab sahabat Yora berucap, " Ya iyalah sendirian. Mana mungkin Yoong mau menemani gadis seperti dia", Aku pun hanya tersenyum manis, "Wah jadi benar dong sendirian. Kasihan banget dech", Saat itu lah Yoong datang, kulihat ia sedang memengang dua tiket bioskop.

"Yora, kamu disini. Aku sudah beli tiket bioskop film horror ini", Yora mendekati Yoong, " Terima kasih Yoong, sebelum kita pergi kamu ngak nyapa teman kamu dulu?", "An, kamu nonton film sendirian lagi? Ngak nonton film horror kan?", "Engak, aku kemari nonton film anime kok", "Oh, gitu. Aku pergi dulu ya, sampai jumpa!"

Mereka berdua pun pergi, dua sahabat Yora menyempatkan diri mereka untuk mengejek An.

"Kasihan dech ngak diajak nonton bareng!"

"Hello, ngak level kale! Ngaca dong?"

Setelah puas menghina mereka berdua pergi, aku hanya tersenyum manis lalu membeli cemilan dan minuman.

***

Yoong dan Yora serta dua sahabatnya masuk ke bioskop, saat itu lah mereka tak sengaja berselisihan dengan Kim. Kim telah mendapatkan dua tiket nonton film romantis.

"An dimana? Kenapa lama sekali ya? Hah, seharusnya aku saja yang membeli cemilan itu jika seperti ini", Tak beberapa lama kemudin An terlihat membawa cemilan dan minuman. Kim segera mendekat dan membantu An membawa cemilan.

"Maaf ya seharusnya aku saja yang membeli tadi", "Ya tak apa Kim. Tiketnya mana? Dapat ngak?", "Dapat lah, yuk kita masuk!"

Aku dan Kim masuk ke bioskop, Kim menyerahkan tiketnya pada penjaga. Lalu kami mencari tempat duduk, setelah menemukannya kami duduk. Kim memesan tempat duduk yang sesuai, berada di tengah-tengah penonton dan duduk bersampingan.

"Hah, syukur duduk di tengah ya?"

Bioskop film romance, Film romance telah selesai di putar, aku dan Kim pun segera keluar dari tempat ini. Berjalan menuju area parkir.

"Kamu ngak jera kan kalau aku ajak nonton film?, "tanya Kim

"Ngak kok, aku senang kalau diajak nonton. Kamu sendiri kalau aku ajak jalan mau ngak?"

Kim tersenyum, " Ya jika tak ada halangan. Mungkin beberapa hari ke depan jadwal kegiatanku akan penuh untuk belajar"

"Bagus kalau belajar, tapi ngak belajar tawuran kan?"

"Ah tidak kok, ya aku belajar lah. Kamu ngak suka aku belajar ya?"

"Ya aku suka"

"Kalau aku belajar mencintaimu, bagaimana?"

Aku tersenyum malu, " Aku tidak bisa menjawabnya!"

Saat jalan berdua, aku melihat Yoong bersama Yora. Mereka juga berjalan berdua dan kami saling bertemu. Yoong melihat diriku dengan tatapan cemburu nan sinis. Tiba-tiba dengan spontan Yoong mendekat dan langsung menarik tanganku. Membawaku pergi meninggalkan Kim. Pergi keluar dari bioskop, Yoong langsung menghentikan taksi dan memintaku masuk ke mobil. Ia juga masuk dan duduk di sampingku, lalu mobil melaju menuju rumah.

" Jalan-jalan dengan pria lain? Kenapa tidak mengajakku saja?"

"Lalu apa aku harus mengganggu kamu dengan wanita lain!"

"Hah, aku dan dia tidak nonton bioskop di bangku bersebelahan tau! Aku berada di tengah dan dia di depan"

"Oya ya? Berarti Yora sedang mati ketakutan saat itu ya? Kamu kok tega sekali sama dia?"

"Ya mau gimana lagi, emang ngak boleh?"

"Ya ngak boleh lah, meski bagaimana pun dia. Dia itu cwek tau!"

"Kamu ngak cemburu aku dekat dengan Yora?"

"Cemburu! Hem ngak lah buat apa cemburu kalian kan ngak ada hubungan apa pun jadi buat apa cemburu"

Yoong tersenyum manis dan ia meletakan tangannya di pundakku. Ia tersenyum manis sepanjang perjalanan pulang ini.

Free to Download MoboReader
(← Keyboard shortcut) Previous Contents (Keyboard shortcut →)
 Novels To Read Online Free

Scan the QR code to download MoboReader app.

Back to Top

shares